METODE BELAJAR MANAJEMEN JATIDIRI
Dalam mempelajari Manajemen Jatidiri secara mantap penulis menciptakan suatu semboyan yang dapat membangkitkan semangat hidup, semangat juang, semangat berkorban, semangat mengabdi, semangat berkreatif, semangat bekerja tanpa pamrih, dan semangat bekerja sama, semangat saling mencintai dan semangat saling menghargai dengan yang lainnya adapun gambaran yang saya ambil merupakan gabungan dari huruf MALE (Inggris) yang artinya laki-Laki ditambah huruf FE menjadi FEMALE (Inggris) artinya perempuan di mana singkatan FEMALE tersebut dijabarkan dalam beberapa pokok kata yang memiliki arti tersendiri dalam memantapkan Manajemen Jatidiri antara lain:
F = FOCUS diartikan sebagai TERPUSAT/ TERFOKUS
E = EMPATHY diartikan sebagai EMPATI/ MERASAKAN
M= MOTIVATION diartikan sebagai HASRAT / DORONGAN
A = ACTIVE diartikan sebagai BERSEMANGAT/ TERLIBAT
L = LISTEN diartikan sebagai MENDENGAR/ DENGARKAN
E = EFFECTIVE diartikan sebagai BERHASIL GUNA/ TERCAPAI
Adapun alasan saya memilih FEMALE atau PEREMPUAN menjadi fokus untuk belajar Manajemen Jati Diri adalah melihat pertambahan penduduk Dunia yang ada sekarang ini mulai dari Anak Nabi Adam adalah merupakan produk dari Kandungan Perempuan selama 7-9 bulan dan pada saat itulah terbentuk Jati Diri Kita hingga lahir ke dunia
Dan bila kita mendengar sebuah lagu berjugul "KASIH IBU" saya kutip : "Kasih Ibu Kepada Beta Tak Terhingga Sepanjang Masa Hanya Memberi Tak Pernah Kembali Bagi sang Surya Menyinari Dunia"
Inilah mebuat saya menjadi lebih terinspirasi mencamtumkan lambang Hati ( Heart) pada awal tulisan (Bab I) dan pada sampul belakang Buku Manajemen Jati Diri
F = FOCUS diartikan sebagai TERPUSAT/ TERFOKUS
E = EMPATHY diartikan sebagai EMPATI/ MERASAKAN
M= MOTIVATION diartikan sebagai HASRAT / DORONGAN
A = ACTIVE diartikan sebagai BERSEMANGAT/ TERLIBAT
L = LISTEN diartikan sebagai MENDENGAR/ DENGARKAN
E = EFFECTIVE diartikan sebagai BERHASIL GUNA/ TERCAPAI
Adapun alasan saya memilih FEMALE atau PEREMPUAN menjadi fokus untuk belajar Manajemen Jati Diri adalah melihat pertambahan penduduk Dunia yang ada sekarang ini mulai dari Anak Nabi Adam adalah merupakan produk dari Kandungan Perempuan selama 7-9 bulan dan pada saat itulah terbentuk Jati Diri Kita hingga lahir ke dunia
Dan bila kita mendengar sebuah lagu berjugul "KASIH IBU" saya kutip : "Kasih Ibu Kepada Beta Tak Terhingga Sepanjang Masa Hanya Memberi Tak Pernah Kembali Bagi sang Surya Menyinari Dunia"
Inilah mebuat saya menjadi lebih terinspirasi mencamtumkan lambang Hati ( Heart) pada awal tulisan (Bab I) dan pada sampul belakang Buku Manajemen Jati Diri
Manajemen Jati Diri adalah Kemampuan kita untuk mengolah dan mengelola Alam Sadar dan Alam Bawah Sadar untuk menggali potensi-potensi yang ada pada diri kita untuk menghasilkan Kemenangan Pribadi dan Kepemimpinan Pribadi , sehingga arah dan tujuan hidup kita dapat memahami diri sendiri , memahami makna hidup dan selalu menjalin hubungan baik dengan Sesama Manusia yang akhirnya dapat menciptakan Personality Leadership dan Interpersonality Leadership yang unggul dan sejati.
Filosofi Manajemen Jati Diri diformulasikan dengan : Formula 433 dan Formula 887 yang divisualisaikan dengan Gambar Gunung Es dimana Gunungs Es Yang muncul dipermukaan dianalogkan dengan 887 (Interpersonality Leadership) dan sebagai tumpuan dari gunung es tersebut yang tidak kelihatan dianalogkan dengan Formula 433 yang menggambarkan Personality Leadership dan sering juga disebut dengan Inside Out Approach (Depend Of Mind)
Bila Kita melihat Gunung Es Ingatan kita pasti akan tertuju kepada Tenggelamnya Kapal Titanic Tahun 1912 , karena kurang memperhitungkan batu es yang ada didasar laut , demikian jugalah Manajemen Jati Diri Formula 433 tidak kelihatan tetapi hampir 90 % menguasai diri kita yang lebih familier disebut Karakter sebagai input untuk Alam Bawah Sadar .
Filosofi Manajemen Jati Diri diformulasikan dengan : Formula 433 dan Formula 887 yang divisualisaikan dengan Gambar Gunung Es dimana Gunungs Es Yang muncul dipermukaan dianalogkan dengan 887 (Interpersonality Leadership) dan sebagai tumpuan dari gunung es tersebut yang tidak kelihatan dianalogkan dengan Formula 433 yang menggambarkan Personality Leadership dan sering juga disebut dengan Inside Out Approach (Depend Of Mind)
Bila Kita melihat Gunung Es Ingatan kita pasti akan tertuju kepada Tenggelamnya Kapal Titanic Tahun 1912 , karena kurang memperhitungkan batu es yang ada didasar laut , demikian jugalah Manajemen Jati Diri Formula 433 tidak kelihatan tetapi hampir 90 % menguasai diri kita yang lebih familier disebut Karakter sebagai input untuk Alam Bawah Sadar .




0 komentar:
Posting Komentar