Hanya di Blog Manajemen Jatidiri

Selasa, 28 Juli 2009

KESOMBONGAN ADALAH TOPENG BAGI KESALAHAN DIRI SENDIRI

Kesombongan adalah topeng bagi kesalahan diri sendiri, dan salah satu sifat yang sangat dibenci oleh Allah ( --Pepatah Yunani dan Amsal ).

Ketakutan memiliki banyak penyamaran. Kadang-kadang ia memakai pakaian seksi dan berbicara penuh gairah. Kadang-kadang ia memakai topeng marah atau rakus atau iri hati . Kadang-kadang ketakutan pura-pura menjadi kesombongan. "Saya Pintar dan Kuat ", kita berbicara kepada diri sendiri " Saya tidak pernah dibantu. Apa yang harus saya kerjakan, biasa saya kerjakan sendiri" Ini sering kita katakan apabila kita menolak bergabung dengan satu kelompok atau tidak meminta seseorang menjadi sponsor kita atau bahkan mempercayai seorang teman.
Tetapi apakah ini kesombongan atau takut berbicara?. Kesombongan menunjukkan logika yang tidak masuk akal bahwa kendati sudah menderita sekian lamanya, kita benar-benar masih merasa lebih baik dari pada mereka.Sebaliknya, rasa takut secara diam-diam menunjukkan bahwa orang lain lebih baik dari pada kita, sehingga lebih baik kita menahan dia sehingga mereka tidak pernah tahu. Upaya meraih segala macam pertolongan akan membuat kita rentan.

Tetapi tidak seorangpun akan tumbuh tanpa dukungan. Di samping kekuatan dan kesombongan, kita perlu masukan , wawasan, dan dorongan dari orang lain . Kita perlu orang yang dapat dipercaya tempat kita bersandar. Kita perlu mendengar cerita perjuangan dan keberhasilan mereka. Bila kita memaksa berjalan sendiri, biasanya hal itu bukan karena kita lebih mandiri dan percaya diri daripada orang lain melainkan disebabkan kita merasa takut bercampur baur dengan eombong.
Kita memerlukan kelompok teman sehati dan sepikiran dengan kita untuk memperoleh dukungan, dan untuk merealisasikan semua itu , saya memberikan solusi yang ada pada Buku Manajemen Jatidiri Tujuh Sasaran Delapan Langkah Menggali Kepribadian Unggul Manusia Sejati. yang dilengkapi dengan Formula 433 (Kepemimpinan Pribadi) dan Formula 887 ( Kemenangan Pribadi , Sebagai gambaran dengan 7 Sasaran tersebut adalah sbb :
1, Jatidiri Kita hrus Jelas ( Siapa kita dihadapan Diri Sendiri, Keluarga, Masyarakat dan Terutama dihadapan Tuhan.
2.Punya Semangat Yang tinggi Untuk mengolah 4 Dimensi : Spiritual Capital, Social Capital, Intellectual Capital dan Physical Capital.
3.Punnya Wawasan Luas (Paradigma yang Cerdas)
4.Pengendalian Diri.( Sabar dan Menguasai Diri)
5.Dapat membaca situasi ( Preventive yang tinggi )
6.Persuasif ( Menyesuaikan dengan Situasi dan Kondisi bukan Kumaha Engke )
7.Solideritas yang tinggi ( Membantu salah satu diantara orang yang lemah sama dengan memberikan Pinjaman kepada Allah )

Milikilah Segera Buku Manajemen Jatidiri dari Gramedia Indonesia
Terima kasih Salam Jatidiri.

1 komentar:

Anonim 30 Juli 2010 pukul 22.30  

ini sangat bagus bagi saya
karna sampai saat ini
saya masi ragu akn
SPA SAYA

HEEHEE

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Privacy Policy

Back to TOP