BELAJAR DARI PENGALAMAN, KISRUH DI DPR MEMBUKTIKAN ANGGOTA DEWAN BELUM SIAP PARADIGMA BARU
JATIDIRI CENTERED :
Belajar Dari Pengalaman
Kisruh di DPR membuktikan Ketua DPRI bapak Marzuki Ali Belum siap dengan paradigma baru
Albert Einstain mengatakan : Persmasalahan-permasahalan yang kita hadapi pada saat ini tidak bisa dipecahkan dengan pola pikir yang sama pada saat kita membuatnya, maka rubahlah Paradigma
Kesempatan Emas Buat Politisi Muda .Belajar Dari Pengalaman
Kisruh di DPR membuktikan Ketua DPRI bapak Marzuki Ali Belum siap dengan paradigma baru
Albert Einstain mengatakan : Persmasalahan-permasahalan yang kita hadapi pada saat ini tidak bisa dipecahkan dengan pola pikir yang sama pada saat kita membuatnya, maka rubahlah Paradigma
Seharusnya Bapak Marzuki Ali sebagai Ketua Dewan Punya Pengalaman yang sangat berharga dan kesempatan yang tidak ada duanya di Negara ini pada saat Sidang Paripurna DPRI tgl 2 Maret 2010 , karena begitu banyaknya hasrat dan animo dari anggota dewan yang punya kepentingan pada saat Sidang Paripurna DPRI tanggal 2 Maret -2010, bila Bapak Marzuki Ali mendalami apa yang dikatakan Albert Einstain diatas yaitu bisa merubah paradigma akan sangat indah dan menarik Sidang Paripurna DPRI tersebut diatas.
Memang sudah diputuskan pada bamus dengan agenda tertentu, dan itulah acuan yang tidak bisa dikurangi , namun Paripurna adalah kesempatan bagi semua Anggota Dewan untuk berekspresi menyampaikan hasrat, dan pendapat yang positif dan edukatif, setelah mereka dapat membaca situasi dengan baik.Sehingga kreativitas dan inovasi bahkan lobi-lobi politik yang lebih dalam akan dapat tercipta pada saat itu.
Namun apa yang terjadi malah sebaliknya menjadi antipati anggota Dewan, yang seharusnya dapat menarik Empathy dan Simpati Anggota dewan lainnya.
Memang dalam kehidupan ini sering apa yang sudah kita rencanakan , dan pikirkan sebelumnya seharusnya menjadi kenyataan yang akan kita capai , dan hal inilah yang menjadi acuan kita agar Performance Riil sesuai dengan Performance Request.
Namun dalam perjalanan dan dalam prakteknya sering apa yang kita rencanakan dan pikirkan sebelumnya tidak menjadi kenyataan , lantas apa yang harus kita lakukan ? Pada saat seperti inilah Albert Einstain menyampaikan : Apa yang sudah kita pikirkan sebelumnya belum tentu menjadi kenyataan, maka untuk itu kita harus siap merubah Paradigma , sehingga dalam pola pikir kita tidak kaku dan tetap ada space untuk menjaga keseimbangan antara Logika dengan Perasaan dan selanjutnya akan memperbesar ruang Keberanian dan Timbang-rasa (Courage and Considerations) dalam mengambil suatu keputusan.
Dari kejadian di DPRI 2 Maret 2010 , seharusnya menjadi pengalaman yang sangat-sangat berharga dan kesempatan emas bagi bapak Marzuki Ali sebagai politisi muda untuk berkiprah di dunia Politik dimasa mendatang, namun tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga beliau cenderung merespon pendapat dengan Feeling, Situasi dan kondisi dan bukan berdasarkan Values ( Nilai-Nilai ) yang berkembang pada saat itu.
Belajar dari Pengalaman tersebut diatas Jatidiri Centered menyarankan kepada kita semua untuk mengadop pernyataan dari Albert Einstain diatas yaitu : Persoalan-persoalan yang kita hadapi saat ini belum tentu dapat dipecahkan dengan pola pikir yang sama pada saat kita membuatnya; Maka rubahlah Paradigma.
Untuk memperkaya pengetahuan kita tentang pandangan Albert Einstain tersebut diatas , segera miliki Buku Manajemen Jatidiri " Tujuh Sasaran Delapan langkah Menggali Kepribadian Unggul Manusia Sejadi " dari Gramedia Indonesia
Salam Jatidiri GBU




0 komentar:
Posting Komentar